Cukup pakai benda di rumah. Stimulasi tumbuh kembang si kecil sesuai panduan CDC & WHO—ringan, cepat, dan 100% bisa diakses offline.
Fitur inti bisa dipakai tanpa internet setelah aplikasi dipasang. Pelajari cara kerjanya
Anak belajar sambil bermain — banyak kemampuan berkembang secara alami lewat aktivitas sederhana.
Bantu orang tua yang kehabisan ide — bukan nggak mau bermain, tapi sering bingung harus mengajak anak melakukan apa.
Anak adalah amanah membersamai mereka, bermain bersama, mengajarkan adab dan hal-hal baik, insyaAllah bisa menjadi bagian dari ikhtiar kita dalam mendidik mereka.
Yang dicari bukan aktivitas yang “wah”, tapi kesempatan untuk hadir dan membersamai.
Yang dibutuhkan
Yang dilatih
💬 Yang bisa dikatakan
"Dengar! Ada bunyi di dalam kotak."
Didesain khusus untuk jempol Bunda saat tangan satunya lagi menggendong atau menemani si kecil.
Investasi sekali untuk stimulasi tanpa batas seumur hidup anak.
Langsung pakai tanpa daftar kartu kredit
Bebas kuota selamanya tanpa langganan
Bayar sekali via QRIS, aktif seumur hidup
Tidak sama sekali. HP hanya untuk Bunda membaca panduan selama 30 detik lalu ditaruh. Permainan 100% interaksi fisik nyata di dunia nyata.
Ya, setelah Ide Main dipasang di Layar Utama dan dibuka sekali saat online. Aktivitas, data anak, riwayat, dan progress tersimpan di perangkat sehingga tetap bisa dibuka tanpa kuota. Jika Bunda masuk dengan Google, perubahan otomatis disinkronkan saat online; login, pembayaran, avatar, dan WhatsApp tetap membutuhkan internet.
Android — Chrome atau Samsung Internet
iPhone/iPad — Safari
Setelah selesai, buka Ide Main dari ikon di Layar Utama. Pastikan perangkat sedang online saat memasang.
Sama sekali tidak. Prinsip utama Ide Main adalah zero waste & zero cost. Semua ide memakai barang yang sudah ada di rumah: baskom, air, spons cuci, kardus bekas, sendok, bantal, dan beras.
Scan QRIS sebesar Rp 25.000 lewat BCA, Mandiri, GoPay, OVO, ShopeePay, dan lainnya. Sekali bayar, aktif selamanya tanpa langganan bulanan.
Seluruh 460+ aktivitas di Ide Main disusun berpedoman pada kerangka resmi WHO/UNICEF Care for Child Development (CCD) dan CDC Developmental Milestones (AAP). Tujuannya memastikan stimulasi motorik, sensorik, bahasa, dan sosial-emosional tepat sasaran sesuai usia biologis si kecil. Dokter anak menekankan bahwa interaksi langsung orang tua dengan benda di rumah jauh lebih efektif membangun sinaps otak anak dibandingkan tontonan layar atau mainan berlampu.
Data Si Kecil Aman, 100% Milik Bunda
Tersimpan di HP Bunda. Tanpa iklan, tanpa pelacak, dan patuh UU PDP No. 27/2022.